Kenalkan unit baru, Paramount Land kembali gelar block party

Pengembang Paramount Land kembali menggelar acara Block Party @ Atlanta Village dan Boston Village di Gading Serpong mulai tanggal 14 Juli hingga Agustus 2018. Acara ini mengundang warga Kota Gading Serpong dan sekitarnya, masyarakat luas, termasuk calon konsumen untuk melihat langsung suasana residensial dan komersial yang telah dikembangkan oleh Paramount Land, lingkungan dan landscape, dengan fasilitas kota yang lengkap termasuk @ Atlanta Village dan Boston Village.

Managing Director Paramount Land, Andreas Nawawi mengatakan, acara ini digelar untuk memberikan kesempatan kepada konsumen dan masyarakat untuk melihat dan merasakan secara langsung suasana kota Gading Serpong, fasilitas kota dan klaster-klaster yang dibangun oleh Paramount Land sambil berkumpul santai bersama keluarga.

“Beragam kegiatan dihadirkan selama kegiatan ini di antaranya sajian kuliner khas nusantara dan fun activities, doorprize dan jazz live performance. Untuk kemudahan konsumen melihat show unit selama acara berlangsung, kami menyediakan city tour (shuttle bus) dari Atlanta Village menuju Boston Village,” katanya seperti dikutip dari keterangan perusahaan di Jakarta, Senin (30/7).

Paramount Land menyediakan unit dengan desain baru, yaitu untuk Atlanta Village dengan ukuran denah L8 (LB 82/LT 80 m2) dengan harga mulai Rp 1,5 miliar (termasuk PPN) per unit. Sedangkan untuk Boston Village tersedia pilihan ukuran mulai L6 (LB 67 m2/ LT 72 m2) dan L7 (LB 78 m2/ LT 84 m2), dengan harga yang menarik yaitu mulai Rp 1,27 miliar (termasuk PPN) per unit.

Paramount Land memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk hadir dan mengunjungi acara ini, sekaligus melihat langsung show unit terbaru Atlanta Village dan Boston Village. Selama acara Block Party @ Atlanta Village dan Boston Village, Paramount Land memberikan berbagai promo menarik bagi calon pembeli dan kemudahan kepemilikan unit rumah dengan cara cicilan installment atau KPR melalui Bank.

“Pada kesempatan ini kami juga ingin memperkenalkan fasilitas 3D virtual properti Paramount Land untuk mempermudah konsumen dan masyarakat yang memiliki waktu terbatas untuk melihat langsung ke lokasi show unit.”

Huawei kembali juara di pasar smartphone terbesar di dunia, Apple ke mana?

Apple mungkin telah memiliki nama yang cukup mentereng dan bahkan kuartal kedua penjualannya pun juga menunjukkan trend yang positif. Pesaing, Samsung kembali merampas predikat juara di pasar smartphone India yang sempat dimiliki oleh Xiaomi.

Akan tetapi, laporan Canalys terbaru sekali lagi membuktikan bahwa dua raksasa tersebut tidak memiliki ‘kekuasaan’ di dataran China. Samsung dan Apple ternyata justru kalah di pasar China yang notabene adalah pasar smartphone terbesar di dunia. Meskipun dulu perusahaan asuhan Tim Cook itu pernah memimpin di antara akhir 2014 dan awal 2015.

Namun kini di rentang waktu April – Juni 2018, pasar China justru dikuasai oleh Huawei. Perusahaan yang dipimpin oleh Ren Zhengfei tersebut menikmati dominasinya di tanah sendiri dengan nyaman. Kemudian disusul oleh rival senegaranya, OPPO, Vivo, dan Xiaomi.

Lantas Apple ke mana?

Apple justru tersungkur di peringkat 5 di China. Namun karena penurunan pangsa pasar lainnya, pabrikan smartphone berbasis Cupertino kini termasuk dalam kategori ‘other’ dari analisis pengiriman terbaru.

Dominasi Huawei di China 2018 Canalys

Sebaliknya, Huawei telah berhasil mengirimkan tidak kurang dari 28,5 juta unit di dalam negeri selama kuartal kedua tahun 2018. Ini adalah rekor Huawei per kuartal di China. Hal itu juga mendorong Huawei mendapatkan pangsa pasar terbesar di China dengan 27 persen sejak kuartal kedua tahun 2011 silam.

Yang lebih menarik lagi, Huawei justru menemukan lebih banyak kesuksesan dengan sub merek mereka, yakni Honor ketimbang smartphone yang membawa nama mereka. Hal ini membuktikan bahwa pemisahan pemasaran keduanya merupakan keputusan bisnis yang sehat.

Good job, Huawei!

Perkebunan anggur terbaik di Australia

Australia memiliki banyak sekali hal yang bisa diunggulkan. Mulai dari keindahan alamnya, kota yang nyaman, objek wisata yang tak ada habisnya untuk dikunjungi, dan makanan khas yang lezat.

Tapi tidak sampai di situ saja, ada satu lagi yang harus Anda ketahui mengenai Australia. Yaitu penghasil anggur dengan kualitas yang terbaik.

Jika sedang berlibur ke Australia, maka jangan lewatkan untuk mencicipi anggur terbaik langsung dari perkebunan. Australia sendiri memiliki lebih dari 2.400 kilang anggur yang berada di 65 kawasan anggur yang tersebar. Mau tahu apa saja?

Apple tunda perilisan iPhone 9?

Seperti yang kita tahu, bulan September mendatang, Apple bakal merilis tiga smartphone baru yang terdiri dari iPhone X 2018, iPhone X Plus, dan iPhone 9. Nah, iPhone 9 diperkirakan bakal memiliki layar LCD dan akan menjadi smartphone murah di antara dua smartphone itu.

Apple sendiri telah memesan total 10 juta panel LCD dari LG untuk layar 6,1 inci milik iPhone 9. Sayangnya, menurut laporan terbaru Apple memiliki masalah produksi yang akhirnya akan berpotensi untuk menunda perilisan iPhone 9.

Menurut analis Katy Huberty, Apple tidak memiliki masalah dengan layar OLED yang akan dipasangkan untuk iPhone X 2018 dan iPhone x Plus, namun perusahaan yang berbasis di Silicon Valley ini memiliki masalah dengan kebocoran ‘backlight’ di panel LCD 6,1inci. Masalah ini dilaporkan muncul karena desain layar baru yang ingin dicapai Apple, sesuatu yang membuat produksi jauh lebih sulit. Sehingga sangat mungkin untuk Apple menunda perilisannya hingga empat minggu lamanya.

Tentu saja ini adalah masalah yang cukup serius. Mengingat perangkat ‘murah’ Apple terbukti populer di kalangan konsumen. Sebagian besar laporan mengharapkan penawaran smartphone LCD menjadi model paling laris saat peluncuran karena harganya yang lebih murah. Untuk itu, kemungkinan besar pengirimannya tidak akan terjadi hingga bulan Oktober.

Yang dikhawatirkan Apple adalah keuangan. Jelas, laporan keuangan Apple di kuartal akhir bulan Desember diprediksi akan ‘kocar-kacir’ karena penjualan yang sedikit lebih rendah dari yang diperkirakan semula.

Akan tetapi pada catatan yang lebih positif bisa diandalkan. Dengan memasang iPhone X 2018 dan iPhone X Plus yang diplot sebagai ‘dua aktor utama’ Apple tahun ini setidaknya bisa membantu. Tentu semua optimis dengan penjualan Apple tentang iPhone.

Pertumbuhan pengguna Facebook makin melemah, CEO kehilangan Rp 272 T dalam 2 jam

Pengguna baru di Facebook hingga saat ini terpantau lemah. Kenaikan para pengguna baru di Facebook diketahui hanya 1,54 persen. Angka tersebut ternyata jauh lebih lambat dari kuartal pertama tahun ini yang tercatat 3,14 persen kenaikannya.

Sementara itu, pengguna aktif harian Facebook harian tembus di angka 1,47 miliar. Naik sangat rendah dengan 1,44 persen dibandingkan dengan kuartal pertama tahun ini yang tercatat 3,42 persen.

Mengutip laman Tech Crunch, Jumat (27/7/2018), sebagai perbandingan laju pertumbuhan pengguna harian paling lambat di Facebook adalah 2,18 persen pada Q4 2017.

Untuk mengalihkan perhatian terkait pertumbuhan pengguna yang lemah, Zuckerberg mengumumkan ada 2,5 miliar orang yang menggunakan aplikasi miliknya: Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger.

Namun, pernyataan bos Facebook tetap mempengaruhi pendapatan perusahaan. Saham Facebook pun anjlok hingga 22 persen karena investor khawatir soal pertumbuhan yang lambat dan dampak dari masalah privasi pada bisnis perusahaan.

Facebook juga mengumumkan bahwa pertumbuhan pendapatan perusahaan akan melambat di paruh kedua tahun ini dan pengeluaran bakal meningkat lebih cepat ketimbang pendapatan tahun depan.

Pengeluaran perusahaan akan digunakan untuk meningkatkan privasi pengguna yang buruk dan untuk memantau posting-an pengguna.

Diwartakan Independent, total pengeluaran pada Q2 melonjak menjadi US$ 7,4 miliar atau sekitar Rp 107 triliun, naik 50 persen dibandingkan tahun lalu.

“Tingkat pertumbuhan total pendapatan kami akan terus berkurang pada paruh kedua 2018, dan kami berharap tingkat pertumbuhan pendapatan kami hanya menurun dengan persentase satu digit dari kuartal sebelumnya secara berurutan di Q3 dan Q4,” kata kepala keuangan David Wehner.

Wehner menyebut pengeluaran diperkirakan akan melonjak, dari 50 persen menjadi 60 persen dibandingkan dengan tahun lalu karena perusahaan berinvestasi untuk keamanan, pemasaran, dan akuisisi konten.

Harta Zuckerberg juga dikabarkan mengalami penurunan setelah penutupan saham pada Rabu, 25 Juli 2018. Menurut bursa saham, nilai saham Facebook disebut-sebut mengalami penurunan hingga lebih dari 16 persen di bursa saham New York.

Gara-gara hal ini, laman Forbes yang Tekno Liputan6.com kutip pada Jumat (27/7/2018) menyebut, kekayaan Zuckerberg terjun bebas sebanyak US$ 18,8 miliar atau setara Rp 272 triliun.

Parahnya, penurunan jumlah harta Zuckerberg ini terjadi hanya dalam waktu dua jam.

Sekadar diketahui, pada pukul 17.30 waktu New York, saham Facebook turun 16 persen ke angka US$ 181,89 per lembarnya. Dalam waktu singkat, yakni pukul 17.48, saham Facebook turun lagi ke angka US$ 167 per lembar.

Hal inilah yang membuat nilai kekayaan bos Facebook langsung meluncur turun dari angka Rp 1.191 triliun ke angka US$ 63,6 miliar atau setara Rp 919 triliun.

Gara-gara nilai kekayaannya turun drastis, Zuckerberg yang tadinya merupakan orang terkaya nomor empat harus merelakan posisinya. Forbes Real-Time Rangkings mencatat, kini posisi Zuck menjadi orang terkaya nomor delapan di dunia atau turun empat urutan.