Huawei kembali juara di pasar smartphone terbesar di dunia, Apple ke mana?

Apple mungkin telah memiliki nama yang cukup mentereng dan bahkan kuartal kedua penjualannya pun juga menunjukkan trend yang positif. Pesaing, Samsung kembali merampas predikat juara di pasar smartphone India yang sempat dimiliki oleh Xiaomi.

Akan tetapi, laporan Canalys terbaru sekali lagi membuktikan bahwa dua raksasa tersebut tidak memiliki ‘kekuasaan’ di dataran China. Samsung dan Apple ternyata justru kalah di pasar China yang notabene adalah pasar smartphone terbesar di dunia. Meskipun dulu perusahaan asuhan Tim Cook itu pernah memimpin di antara akhir 2014 dan awal 2015.

Namun kini di rentang waktu April – Juni 2018, pasar China justru dikuasai oleh Huawei. Perusahaan yang dipimpin oleh Ren Zhengfei tersebut menikmati dominasinya di tanah sendiri dengan nyaman. Kemudian disusul oleh rival senegaranya, OPPO, Vivo, dan Xiaomi.

Lantas Apple ke mana?

Apple justru tersungkur di peringkat 5 di China. Namun karena penurunan pangsa pasar lainnya, pabrikan smartphone berbasis Cupertino kini termasuk dalam kategori ‘other’ dari analisis pengiriman terbaru.

Dominasi Huawei di China 2018 Canalys

Sebaliknya, Huawei telah berhasil mengirimkan tidak kurang dari 28,5 juta unit di dalam negeri selama kuartal kedua tahun 2018. Ini adalah rekor Huawei per kuartal di China. Hal itu juga mendorong Huawei mendapatkan pangsa pasar terbesar di China dengan 27 persen sejak kuartal kedua tahun 2011 silam.

Yang lebih menarik lagi, Huawei justru menemukan lebih banyak kesuksesan dengan sub merek mereka, yakni Honor ketimbang smartphone yang membawa nama mereka. Hal ini membuktikan bahwa pemisahan pemasaran keduanya merupakan keputusan bisnis yang sehat.

Good job, Huawei!

Cara memotret gerhana bulan terlama menggunakan smartphone

Seperti yang kita tahu, gerhana bulan terlama akan terjadi besok Sabtu 28 Juli 2018. Hal itu dianggap sangat spesial bagi sebagian besar masyarakat Indonesia karena hanya akan terjadi lebih dari seratus tahun lagi.

Gerhana bulan terlama berikut akan terjadi dalam waktu yang sangat lama. NASA mengungkap, gerhana bulan paling lama selanjutnya akan terjadi pada 9 Juni 2123.

Gerhana bulan terlama ini akan terjadi pada pukul 01:24 hingga 05:19 WIB. Sementara, fase total akan berlangsung pukul 02.30 – 04.13 WIB. Semua diperkirakan akan terjadi dalam durasi satu jam 43 menit.

Mengingat peristiwa gerhana bulan total kali ini terbilang langka, tak ada salahnya untuk mengabadikan peristiwa tersebut. Salah satunya cara untuk mengabadikan peristiwa itu adalah melalui kamera smartphone.

Lantas, seperti apa caranya? Berikut ada beberapa caranya, seperti dihimpun dari beragam sumber, Rabu (25/7/2018).

  1. Cari lokasi yang menarik dan tepat. Selain itu, pastikan kamu dapat melihat Bulan dengan lokasi yang cukup jelas.
  2. Mengingat kemampuan kamera smartphone terbatas, sebaiknya kamu tak mengambil gambar bulan secara utuh. Kamu dapat mengambil gambar panorama dengan memanfaatkan lingkungan sekitar.
  3. Pastikan mengambil gambar secara stabil. Jika dirasa sulit, kamu dapat memanfaatkan tripod untuk melakukan pengambilan gambar.
  4. Sebagai tambahan, kamu sebaiknya tak mengambil gambar secara zoom in dan manfaatkan fitur HDR.
  5. Apabila dirasa kurang puas, kamu dapat mengambil gambar beberapa kali sebelum gerhana bulan berakhir.

Selamat mencoba!